Lamongan — Dalam upaya mewujudkan program Pesantren Sehat di Kabupaten Lamongan, tim pembina Pesantren Sehat yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar rapat koordinasi di Ruang Pertemuan Lesung Si Panji, Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Selasa (19/5/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh 22 anggota tim yang diundang oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan. Dalam kesempatan itu, MUI Lamongan yang diwakili Sekretaris Umum KH Tsalits Fahami memberikan sejumlah masukan terkait penataan lingkungan pesantren, khususnya mengenai kamar mandi, penghijauan, dan pengelolaan sampah.
“Saya kira untuk membangun ekosistem pesantren sehat tidak boleh mengabaikan penanaman pohon, terutama pohon produktif, penataan kamar mandi dengan fasilitas shower, serta pengelolaan sampah agar lebih bermanfaat,” tutur KH Tsalits Fahami.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan program Pesantren Sehat perlu melibatkan berbagai unsur, terutama organisasi kemasyarakatan Islam seperti NU melalui RMI dan Muhammadiyah.
“Pondok pesantren di Lamongan memiliki afiliasi organisasi yang berbeda-beda, ada yang berada di bawah NU dan ada pula yang Muhammadiyah. Karena itu, semua unsur tersebut perlu dilibatkan untuk mendukung tercapainya program Pesantren Sehat,” tambahnya.






